THE EXISTENCE OF PESANTREN: IMPLICATION STUDY OF PESANTREN LEADERSHIP REGENERATION IN CENTRAL JAVA

  • Imam Azro’i Institut Pesantren Matahli’ul Falah Pati
  • Isyrokh Fuaidi Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati
Keywords: Pesantren, Kyai, Regeneration

Abstract

Pesantren is an Islamic educational institution with high dependency on their leader namely Kiai. The differences of competencies among their successors contributed to the decreasing of pesantren development. This research is conducted to answer the issue of sustainability in the leadership regeneration system of pesantrens in Central Java, and its implications to sustaining pesantren. Data is collected using interview, observation and documentation. The research indicated that regeneration system in pesantren have three typologies: genealogy, professional, and genealogy-professional. Pesantren salaf or traditional pesantren use genealogy, modern pesantren use professional, and semi-modern pesantren use genealogy-professional. The research had information also regarding how to sustain the pesantren and showed that the leader of pesantren salaf try to hardly keep the founding father values particularly to be adapted in the educational curriculum. Modern pesantren use a modern managerial system to sustain their institution, while semi-modern pesantren keep the development by building various educational institution.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aedi, N. (2017). Sistem Suksesi Kepemimpinan Pondok Pesantren Dalam Perspektif Tradisi Dan Inovasi (Studi Kasus Atas Rc-generasi Kepemimpinan Pondok Pesantren Di Wilayah III Cirebon). Jurnal Administrasi Pendidikan, 3(2).
Anwar, U. S. (2010). Kepemimpinan Kiai Pesantren: Studi terhadap Pondok Pesantren di Kota Jambi. Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 25(2).
Ali, M. (2008). Kebijakan Strategis Pembangunan Pendidikan Islam. Jurnal Mihrab edisi III Jakarta: Depag RI. hal 52
Ansari, A. (2017). KEPEMIMPINAN PESANTREN. ITTIHAD, 13(23), 15-50.
Arifin, Z. (2015). Kepemimpinan Kiai dalam Ideologisasi Pemikiran Santri di Pesantren-pesantren Salafiyah Mlangi Yogyakarta. INFERENSI Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 9(2), 351-372.
Bungin, M. B. (2008). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana.
__________________, Ed. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif: Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer. Jakarta: Rajawali Press.
Creswell, J. (1998). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five traditions. Thousand Oaks, CA: Sage, 61.
Dawam, A., & Ahmad T. (2008). Manajemen Madrasah Berbasis Pesantren. Jakarta: Lista Fariska Putra. cet. III.
Dhofier, Z. (1982). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup kyai. Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial.
El-Saha, M. I. (2008) Manajemen Kaderisasi Ulama. Jakarta: Transwacana
Fatah, N. (2008). Landasan Manajemen Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya
Fatah, R. A., et.al. (2005). Rekonstruksi Pesantren Masa Depan: Dari Tradisional, Modern, Hingga Pos modern. Cet.I. Jakarta: Lista Fariska Putra
Gazali, E. (2018). Pesantren Di Antara Generasi Alfa Dan Tantangan Dunia Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0. OASIS: Jurnal Ilmiah Kajian Islam, 2(2).
Kaloh, J. (2006). Pemimpin antara Keberhasilan dan Kegagalan. Jakarta: Kata
Kesuma, G. C. (2017). Pesantren dan Kepemimpinan Kyai. Terampil: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 1(1), 99-117.
Mahfudh, MA. S. (1982). “Orientasi Kegiatan dan Peranan Pesantren”. Makalah pada Temu Wicara Nasional di Yogyakarta. 25-28 Februari.
Mahfudh, MA. S. (1993). “Sebuah Refleksi tentang Kehidupan Pesantren”. Bangsri, 21 Agustus.
Mahfudh, MA. S. (1999). Pesantren Mencari Makna. Jakarta: Pustaka Ciganjur.
Mardiyah, M. (2012). Kepemimpinan Kiai dalam Memelihara Budaya Organisasi di Pondok Modern Gontor, Lirboyo Kediri, dan Pesantren T ebuireng Jombang. Tsaqafah, 8(1), 67-104.
Masyhud, M. S., et.al. (2008). Manajemen Pondok Pesantren. Jakarta: Diva Pustaka.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif (terjemahan). Jakarta: UI-Press
Moleong, L. J. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung:Rosda Karya.
Nafi’, M. D., et. al. (2007). Praksis Pembelajaran Pesantren. Yogyakarta: LkiS.
Purwanto, M. N. (2009). Administrsi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Robbins, S. P., & Coulter, M. (2007). Manajemen, edisi kedelapan. Jakarta: Macanan Jaya Cemerlang
Lukens-Bull, R.A. (2004). Jihad Ala Pesantren: di Mata Antropolog Amerika. Yogyakarta: Gama Media
Sari, B. I., & Yani, M. T. (2013). Gaya dan Tipologi Kepemimpinan Kiai di Pondok Pesantren Babussalam Dusun Kalibening, Desa Tanggalrejo, Mojoagung, Jombang. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 2(1).
Saridjo, M. (1980). Sejarah Pondok Pesantren di Indonesia. Jakarta: Dharma Bhakti.
Siregar, F. M. (2013). Religious Leader and Charismatic Leadership in Indonesia: The Role of Kyai in Pesantren in Java. Jurnal Kawistara, 3(2).
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan:Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suryadi, B. (2015). Generasi Y: Karakteristik, Masalah, dan Peran Konselor. Seminar dan Workshop Internasional MALINDO 4 di Bali, 22-23 Mei 2015. Diselenggarakan oleh Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN)
Thoha. M. (2009). Perilaku Organisasi: Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta: Rajawali Press
Wahid, A. (2007). Menggerakkan Tradisi: Esai-esai Pesantren. Yogyakarta: LKiS
Published
2020-06-29
How to Cite
Azro’i, I., & Fuaidi, I. (2020). THE EXISTENCE OF PESANTREN: IMPLICATION STUDY OF PESANTREN LEADERSHIP REGENERATION IN CENTRAL JAVA. Santri: Journal of Pesantren and Fiqh Sosial, 1(1), 1-12. https://doi.org/https://doi.org/10.35878/santri.v1i1.203