Abstract

Paper ini mendiskusikan World Social Forum atau WSF sebagai konsolidasi gerakan social baru yang berpengaruh luas di hampir seluruh belahan dunia, mulai negara-negara maju, berkembang hingga terbelakang. Kendati demikian, tulisan ini menunjukkan bahwa solidaritas dan konsolidasi yang menghendaki tata dunia baru yang lebih adil tersebut kesulitan untuk membangun pemahaman bersama atas karakter ketertindasan, struktur ketidakadilan, dan budaya politik bersama karena perbedaan posisi elemen-elemen gerakan tersebut secara geopolitik, geoekonomis dan peradaban cultural.