Sirkulasi Sosiologis dan Psikologis dalam Fenomena Bullying di Pesantren
Abstract
Bullying has two different perceptions in pesantren. Firstly, bullying is something tense, stressful, containing an element that is very hard, extreme. Pesantren as educational institutions that educate students morals has immoral actions that to fatal. Secondly, bullying has goodwill, to practice independence, heart constancy of students in pesantren. Bullying words or actions that normally (mild bullying) don’t mean to be criminal but based on to strengthen the relationship of brotherhood so that mentally strengthen of students. This article is the result of the author’s thought who observes of the reality that bullying culture circulation at in pesantren. A systematic reflection is an approach for the author in making this research. The author analyzes that the circulation of sociological is the action or verbal bullying in pesantren is can has a positive impact that is growing the power mental of students. However, that psychologically bullying in pesantren has a negative impact that is something very fatal like depression, stress, and other ugliness.
Downloads
References
Al-Buthy, M. S. R. 2006. Sirah Nabawiyah. Terj. Aunur Rafiq Shaleh Tamhid. Jakarta: Robbani Press.
Al-Ghazali. tt. Bidayatul Hidayah. Indonesia: Daru Ihyail Kutubil Arabiyyah.
Al-Haitsami, N. A. tt. Majma’ az-Zawaid wa Manba’ al-Fawaid. Al-Maktabah asy-Syamilah.
Al-Muafiri, A. M. Ibnu Hisyam. 2015. Sirah Nabawiyah. Terj. Fadhli Bahri. Bekasi: Darul Falah.
Al-Mubarakfuri, S. 2016. Al-Raḥīq al-Makhtūm Sirah Nabawiyah. Terj. Kathur Suhardi. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Amini, YSJ. 2008. Bullying Mengatasi Kekerasan Di Sekolah dan Lingkungan Sekitar Anak. Jakarta: Grasindo.
Anggela, P. D. 2018. Pengaruh Pemberitaan Bullying Di Televisi Terhadap Tingkat Kecemasan Orang Tua. Diss. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
As-Suyuthi. tt. Jami’ al-Ahadits. Al-Maktabah asy-Syamilah. Juz 4.
Fithria; Auli, R. 2016. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Bullying. Idea Noursing Journal. Vol. VII No. 3.
Frensh, W. et al. 2017. Kebijakan Kriminal Penanggulangan Cyber Bullying terhadap Anak sebagai Korban. USU Law Journal 5.2
Hasanah, U. 2013. Penanganan Bullying Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak. Vol II No. 3
Hidajat, M. et al. 2015. Dampak Media Sosial dalam Cyber Bullying. ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications 6.1
Kaṡīr, I. 1999. Tafsīr Al-Qur‟ān al- Aḍīm. Dār Ṭaibah.
Levianti. 2015. Konformitas dan Bullying pada Siswa. Jurnal Psikologi. Vol. 6 No. 1
Masdin. 2013. Fenomena Bullying dalam Pendidikan. Al-Ta’dib. Vol. 6, No. 2
Nurhayanti, R.; Novotasari, D. 2013. Tipe Pola Asuh Orang Tua yang berhubungan dengan Perilaku Bullying di SMA Kabupaten Semarang. Jurnal Keperawatan Jiwa 1.1
Priyatna, A. 2010. Lets End Bullying: Memahami, Mencegah & Mengatasi Bullying. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Rakhmat, J. 2015. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rozie, F.; and Ami'in, S. N. 2021. Krisis Epistemologis Pesantren dalam Kajian Pluralisme Agama. Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman 10.1
Stewart, M. J. 2015. A Retrospective View of Bullying. University of Maine.
Ulfah, W. V.; Mahmudah, S.; and Ambarwati, R. M. 2017. Fenomena school bullying yang tak berujung. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah 9.2.
Ulum, M. M. 2018. Penerapan Konsep Ṭūlu Az-Zamān Menurut Az-Zarnuji Di Pondok Pesantren Asma’chusna Kranji Kedungwuni Pekalongan. Jurnal PROGRESS: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas 6.2
Zuhry, M. S. 2011. Budaya Pesantren dan Pendidikan Karakter pada Pondok Pesantren Salaf. Walisongo. Volume 19, Nomor 2

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan bersama Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan awal publikasi di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.