Kajian Kritis Tradisi Nyongkolan dalam Perkawinan Adat Lombok Perspektif Urf
A Critical Study of the Nyongkolan Tradition in Lombok Traditional Marriages from the Perspective of 'Urf
Abstract
The practice of Nyongkolan in traditional marriages of Lombok people has been in the spotlight because it causes traffic jams, drinking alcohol, and causes brawls. This study aims to examine the current Nyongkolan tradition and its suitability with Sasak characteristics and Islamic teachings from the perspective of 'Urf. The research method uses qualitative research with data collection through observation and documentation. The data analysis method uses Miles and Huberman data analysis through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that basically in the view of 'Urf the implementation of Nyongkolan is allowed as long as it does not conflict with Islamic law. In the beginning, the Nyongkolan tradition was carried out to take the newlyweds to the female family's house and announce the girl's marriage in the hope that no one would disturb the two brides because they had entered into a legal marriage. The practice of Nyongkolan becomes haram when it is accompanied by erotic dancing, drinking alcohol, and brawls because it is contrary to Islamic teachings.
Downloads
References
Fahimah, Iim. “Akomodasi Budaya Lokal (`Urf ) Dalam Pemahaman Fikih Ulama Mujtahidin.” ” Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi, Dan Keagamaan, n.d.
Hidayat, A. “Peningkatan Aktivitas Gerak Lokomotor, Nonlokomotor Dan Manipulatif Menggunakan Model Permainan Pada Siswa Sekolah Dasar.” Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 2017.
I Gede Yudarta, I Nyoman Pesek. “Revitalisasi Musik Tradisional Prosesi Adat Sasak Sebagai Indentitas Budaya Sasak “ Segara Widya.” Jurnal Penelitian Seni, 2015.
J, Stanley, Baran. Pengantar Komunikasi Masa Melek Media Dan Budaya, Terj. S, Rouli Manalu. Jakarta: Erlangga, 2012.
Koentjaraningrat. Manusia Dan Kebudayaan Indonesia. Jakarta: Djambatan, 1990.
Mantra, I.B.N. dan Sri Widiastuti, I.A.Md. “Fungsi Dan Makna Tradisi Lisan Genjek Kadong Iseng.” Jurnal Bakti Saraswati Vol. 03, N (n.d.).
Naufal, Akhmad. Nyongkolan Tradisi Unik Pernikahan Di Lombok. Yogyakarta: Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo, 2018.
Rahim, Abdul, and Wisma Nugraha Christianto. “Negosiasi Atas Adat Dalam Sistem Pelaksanaan Tradisi Nyongkolan Sasak Lombok.” Jurnal Kawistara 9, no. 1 (2019): 28. https://doi.org/10.22146/kawistara.36125.
Rohani, Fety Novianty & Syarif Firmansyah. “Analisis Upaya Melestarikan Nilai-Nilai Budaya Pada Masyarakat Adat Melayu Di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya”, V O X E D U K A S I:, Vol. 9, No. 2,.” Jurnal Ilmiah, n.d.
Solatiah, Siti. “Nilai-Nilai Budaya Dalam Tradisi Nyongkolan Adat Sasak Di Desa Leming Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur Tahun,” 2022.
Sucipto, Sucipto. “Urf Sebagai Metode Dan Sumber Penemuan Hukum Islam.”.” ASAS no. 1 (2015).
Syafe‟i, Rachmat. Ilmu Ushul Fiqh. Cet IV. Bandung: CV Pustaka Setia, 2010.
“Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.,” n.d.
Yasin, M. Nur. “Kontekstualisasi Doktrin Tradisional Di Tengah Modernisasi Hukum Nasional: Studi Tentang Kawin Lari (Merari’) Di Pulau Lombok” No. I Vol. IV.” Jurnal Istinbath,

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta
Penulis yang menerbitkan bersama Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman menyetujui ketentuan berikut:
- Penulis mempertahankan hak cipta dan memberikan jurnal hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan kepenulisan karya dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan awal publikasi di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.