Pengembangan Dokma Smart Mobile sebagai Platform Keuangan Syariah Berbasis Teknologi Mobile untuk Mendukung Ekonomi Syariah di Indonesia

  • Nia Nurhayati Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan
  • Arikatul Ajiba Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan
  • Vita Rizqiyah Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan
Keywords: DOKMA Smart Mobile, Islamic Financial Inclusion, Islamic Digital Platform, Islamic Fintech

Abstract

Indonesia’s Islamic financial inclusion index reached only 13.41% according to the 2025 SNLIK, substantially lower than conventional financial inclusion at 79.71%, despite Indonesia ranking third in the Global Islamic Economy Indicator 2023/2024 and having total Islamic financial assets of IDR 9,927 trillion. This gap highlights the need for an integrated digital platform specifically designed to support members of non-bank Islamic financial institutions. This study aims to analyze the urgency of digital Islamic financial inclusion and formulate the DOKMA Smart Mobile concept. The study employs a descriptive qualitative method through a systematic literature review of scientific articles and official reports from the OJK, Bank Indonesia, and KNEKS for the 2022–2026 period, using SMART Goals, SWOT, and Pentahelix frameworks. The findings formulate DOKMA Smart Mobile through three main modules: real-time multi-channel Islamic transfers, a comprehensive financial information dashboard, and Islamic ecosystem navigation supported by big data analytics. This integration has the conceptual potential to expand access, improve service convenience, and strengthen users’ connectivity with the Islamic financial ecosystem. DOKMA Smart Mobile offers a digital transformation model aligned with the direction of the 2023–2027 Roadmap for the Development and Strengthening of the Islamic Banking Industry in Indonesia.

References

Adriani, S. K., & Mustofa, M. (2026). Big Data Analytics and Open Banking: A New Paradigm for Shariah-Compliant Financial Ecosystems. Iqtishodia: Jurnal Ekonomi Syariah, 11(1).
APJII. (2024). APJII Jumlah Pengguna Internet Indonesia Tembus 221 Juta Orang.
Aripin, N. T., Fatwa, N., & Hannase, M. (2022). Layanan Digital Bank Syariah Sebagai Faktor Pendorong Indeks Literasi Dan Inklusi Keuangan Syariah. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 5(1).
Bank Indonesia. (2024). Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah 2024. Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia.
Darmalaksana, W. (2022). Filsafat dan Politik Hukum Islam Perbankan Syariah. Sentra Publikasi Indonesia.
Doran, G. T. (1981). There’s a SMART way to write managements’s goals and objectives. Management Review, 70(11).
Heryadi, D. Y., Noor, T. I., & Hamdani, J. S. (2022). Implementatif agribisnis padi organik berkelanjutan melalui pendekatan pentahelix. Jurnal Agribest, 6(1).
Hidayat, D., Azril, M., Rafli, M., & Ghazy, A. (2024). Manfaat FinTech Syariah Sebagai Pendorong Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Digital, 02(02).
Kemenkeu. (2025). Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia: Menuju Pusat Ekonomi Syariah Global Artikel ini telah tayang di situs Media Keuangan | MK+ dengan judul “Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia: Menuju Pusat Ekonomi Syariah Global - Media Keuangan” Lihat sele.
Khusna, T., Fransiska, M., Karimah, N. A., & Arwani, A. (2025). Peran big data analytics dalam meningkatkan transparansi laporan keuangan syariah. Sahmiyya: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 4(1).
KNEKS. (2025). Perkembangan Total Aset Keuangan Syariah: Momentum Awal Tahun 2025. Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah.
OJK. (2024). Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia (LPKSI).
OJK. (2025). Siaran Pers Bersama: Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat Meningkat, OJK dan BPS Umumkan Hasil Survei Nasional Literasi Dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025.
Puteri, A. H., Syarifah, N., & Arlina, A. S. (2025). Peluang & Tantangan Digitalisasi Ekonomi Syariah di Indonesia dalam Era Ekonomi Digital. 3.
Setyaningrat, D., Mushlihin, I. A., & Zunaidi Arif. (2023). Strategi Digitalisasi untuk Mendorong Inklusi Keuangan Nasabah Bank Syariah: Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Proceedings of Islamic Economics, Business, and Philanthropy, 2(1).
Sugiyono. (2022). metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R & D. Alfabeta.
Trimulyana, R. A. (2024). Transformasi digital dalam perbankan syariah dan dampaknya pada masyarakat Muslim. Persya: Jurnal Perbankan Syariah, 2(1).
Widodo, R., & Latifah, L. (2025). Potensi M-Bangking Syariah Sebagai Tehnologi Pembayaran Untuk Mendukung Inklusi Keuangan Syariah Indonesia ( Studi Literatur Penggunaan Qris ). Jurnal Aplikasi Perpajakan, 6(2).
Yenny, Y. A. Y., Idayanti, I., Fadilah, M., & Hidayanti, N. F. (2025). Literasi Keuangan Syariah dan Keputusan Investasi Gen Z pada LKNB Syariah. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan Dan Tata Kelola Perusahaan, 2(4).
Published
2026-09-30
How to Cite
Nurhayati, N., Ajiba, A., & Rizqiyah, V. (2026). Pengembangan Dokma Smart Mobile sebagai Platform Keuangan Syariah Berbasis Teknologi Mobile untuk Mendukung Ekonomi Syariah di Indonesia. JIOSE: Journal of Indonesian Sharia Economics, 5(2), 191-204. https://doi.org/https://doi.org/10.35878/jiose.v5i2.2362