Pengutan Moderasi Beragama Berbasis Konten pada Organisasi IPNU-IPPNU
Abstract
Religious moderation is an important principle in maintaining social harmony that emphasizes balance, tolerance, and respect for differences amid religious and cultural diversity in Indonesia. The challenge of spreading extreme religious beliefs, especially among the younger generation, demands the strengthening of the values of religious moderation through an approach that is relevant to the times. Service activities for Strengthening Content-Based Religious Moderation at the IPNU-IPPNU Organization in Tunahan Keling Village, Jepara. Through the Asset Based Community Development ABCD method, the implementation of activities includes socialization of religious moderation, training in creating educational content with nuances of religious moderation, assistance in managing the organization's social media, and evaluating participants' understanding. The results of the activity impact increase in the understanding of IPNU-IPPNU members on the concept of religious moderation and their ability to produce and disseminate positive content that prioritizes the values of tolerance, nationality, and inclusive religious attitudes. This program contributes to forming a young generation that is digitally capable while being committed to maintaining the unity and harmony of religious people in the community of Tunahan Village.
References
Husna, Ulfatul and Muhammad Thohir, “Religious Moderation as a New Approach to Learning Islamic Religious Education in Schools,” Nadwa 14, no. 1 (2020): 1999.
M., A. K. (2020). Discovering a Religious Moderation of The Pesantrent Tradition. Pusaka: Jurnal Khazanah Keagamaan, 8(2), 763–773.
Mubarok, Najib, and Farinka Nurrahmah Azizah. “Moderasi Beragama Melalui Penguatan Media Siber Aswaja LTN NU Temanggung Sebagai Kontra Radikalisme.” Wardah 24, no. 2 (2023): 105–36.
Mubakkirah, Fadhliah, “MODERASI ISLAM: DARI KONSEP MENUJU IDENTITAS,” Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum (2018)
Rafa’al, Mubaddilah, and Suwandi S. Sangadji. “Merawat Moderasi Beragama Cerdas Bermedia Di Pondok Pesantren Harisul Khairaat Kelurahan Ome Kota Tidore Kepulauan.” Jurnal Abdimas Bina Bangsa 1, no. 2 (2020): 223–30. https://doi.org/10.46306/jabb.v1i2.34.
Saifuddin, Lukman Hakim and Mentri Agama Republik Indonesia, “MODERASI UNTUK KEBERSAMAAN UMAT: Memaknai Rapat Kerja Nasional Kemenag 2019” (n.d.), https://jateng.kemenag.go.id/warta/download/1548283699.pdf.
Tim Penyusun Kemenag RI. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta:
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Kifah: Jurnal Pengabdian Masyarakat berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal Kifah: Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Lisensi:
Kifah: Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan berdasarkan ketentuan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License. Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun, menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.




