Technology-Based and Conventional Arabic Learning Evaluation Models at MTs Negeri 4 Kebumen

  • Cindy Fatika Zahra Universitas Islam Negeri Saefuddin Zuhri Purwokerto
Keywords: Evaluasi Pembelajaran, Bahasa Arab, Evaluasi Berbasis teknologi, Evaluasi Konvensional.

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting dalam menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran serta peningkatan kualitas proses pembelajaran Bahasa Arab[1]. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model evaluasi pembelajaran Bahasa Arab berbasis teknologi dan konvensional di MTs Negeri 4 Kebumen serta menganalisis kelebihan dan kendala dalam pelaksanaannya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru Bahasa Arab, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, dan siswa kelas IX MTs Negeri 4 Kebumen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

 Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi berbasis teknologi menggunakan Google Form diterapkan pada Asesmen Sumatif Tengah Semester dan Asesmen Sumatif Akhir Semester karena dinilai efisien dan praktis dalam pengolahan nilai[2]. Sementara itu, evaluasi berbasis konvensional lebih efektif dalam menilai keterampilan kitabah siswa secara langsung[3]. Kendala evaluasi berbasis teknologi meliputi keterbatasan perangkat dan jaringan internet, sedangkan evaluasi konvensional membutuhkan waktu koreksi yang lebih lama. Integrasi kedua model evaluasi dinilai mampu memberikan penilaian kompetensi Bahasa Arab secara lebih komprehensif.

 

[1] Zainal Arifin, Evaluasi Pembelajaran: Prinsip, Teknik, dan Prosedur (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2016), hlm. 12.

[2] Aryanti, “Efektivitas Penggunaan Google Form dalam Evaluasi Pembelajaran Daring,” Jurnal Ilmu Pendidikan 5, no. 2 (2020): 114

[3] Nurgiyantoro, Penilaian Pembelajaran Bahasa (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2016), hlm. 87.

References

Abdul Hamid. (2017). Evaluasi pembelajaran bahasa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Arifianto, A. (2017). Evaluasi pembelajaran Bahasa Arab berbasis kompetensi komunikatif. Jurnal Al-Ta’rib, 5(2), 101–114.
Arifin, Z. (2016). Evaluasi pembelajaran: Prinsip, teknik, dan prosedur. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Aryanti. (2020). Efektivitas penggunaan Google Form dalam evaluasi pembelajaran daring. Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(2), 112–121.
Azhar, A. (2011). Media pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Bachman, L. F., & Palmer, A. S. (1996). Language testing in practice. Oxford: Oxford University Press.
Boud, D., & Falchikov, N. (2007). Rethinking assessment in higher education. London: Routledge.
Brown, H. D. (2004). Language assessment: Principles and classroom practices. New York: Pearson Education.
Choiroh, M. (2021). Evaluasi pembelajaran berbasis digital di masa pandemi Covid-19. Jurnal Naskhi, 3(2), 45–56.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Darmawan, D. (2014). Pengembangan e-learning: Teori dan desain. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Fauzi, A. (2020). Implementasi penilaian berbasis teknologi dalam pembelajaran Bahasa Arab. Jurnal Al-Bayan, 12(2), 87–102.
Fitria, S. (2021). Efektivitas penggunaan Google Form dalam evaluasi pembelajaran Bahasa Arab di MTsN 1 Banda Aceh. Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 6(1), 23–34.
Gilster, P. (1997). Digital literacy. New York: Wiley Computer Publishing.
Hamalik, O. (2013). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Ismail, I. (2018). Evaluasi pembelajaran Bahasa Arab berbasis keterampilan berbahasa. Jurnal At-Tajdid, 6(1), 55–70.
Kemdikbud. (2022). Panduan asesmen dan evaluasi pembelajaran. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mahbubi, M. (2019). Evaluasi pembelajaran Bahasa Arab berbasis keterampilan. Jurnal Ta’lim al-Lughah al-‘Arabiyyah, 4(1), 67–80.
Mahsun. (2014). Teks dalam pembelajaran bahasa. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Mardapi, D. (2017). Pengukuran, penilaian, dan evaluasi pendidikan. Yogyakarta: Parama Publishing.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasution, S. (2015). Metode penelitian naturalistik kualitatif. Bandung: Tarsito.
Nurgiyantoro, B. (2016). Penilaian pembelajaran bahasa. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurhasanah, A. (2022). Perbandingan evaluasi pembelajaran Bahasa Arab berbasis digital dan konvensional di MAN 2 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 145–158.
Prastowo, A. (2015). Panduan kreatif membuat bahan ajar inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
Rahmawati, E. (2021). Analisis efektivitas evaluasi daring dan luring pada pembelajaran Bahasa Arab. Jurnal Pendidikan Madrasah, 6(2), 133–146.
Rokhman, F. (2015). Penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa. Jurnal Pendidikan Bahasa, 10(1), 55–68.
Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.
Saputri, D. A. (2020). Pemanfaatan Quizizz sebagai media evaluasi interaktif. Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 3(1), 89–97.
Soulisa, A. (2018). Konsep evaluasi pembelajaran dalam pendidikan Islam. Jurnal Tarbiyah, 25(1), 1–14.
Stufflebeam, D. L. (2003). The CIPP model for evaluation. Dordrecht: Springer.
Sudjana, N. (2017). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Tyler, R. W. (1949). Basic principles of curriculum and instruction. Chicago: University of Chicago Press.
Uno, H. B. (2018). Model pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Wiggins, G. (1998). Educative assessment: Designing assessments to inform and improve student performance. San Francisco: Jossey-Bass.
Zainal Arifin. (2020). Evaluasi pembelajaran dalam perspektif Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 25–38.
Published
2026-04-30